Cara Mengatasi Penyakit Kulit Yang Ada di Pondok Pesantren

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Yang Ada di Pondok Pesantren

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Yang Ada di Pondok Pesantren

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Yang Ada di Pondok Pesantren – Kulit adalah bagain yang paling besar dan luas pada tubuh manusia. Semua bagian organ pada tubuh kita tertutupi oleh kulit, sehingga penampilan tubuh tampak lebih menarik. Itulah kenapa, jika pada bagian kulit tubuh kita terserang suatu penyakit, maka dapat membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Banyak sekali jenis-jenis penyakit kulit mulai dari penyakit kulit biasa hingga jenis penyakit kulit yang sangat sulit untuk disembuhkan.

Penyakit kulit dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, terutama bagi mereka yang sedang menuntut ilmu agama di sebuah pondok pesantren. Kerap kali mereka yang baru mondok di sebuah pesantren selalu mengeluhkan jika sering gatal-gatal dan terjangkit penyakit kulit. Kasus ini sebetulmya bukan dari pesantrennya, melainkan dari pribadi santri dan santriwati itu sendiri. Karena biasanya para santri memiliki aktivitas belajar yang cukup padat dan sangat dekat dengan teman-temannya, bahkan dalam urusan makan, pakaian dan perlengkapan mandi pun sering di pakai bersama-sama. Nah, hal inilah yang menjadi pemicu dari penularan penyakit kulit jika salah satu dari teman mereka di pondok pesantren ada yang terjangkit penyakit kulit.

Berikut ini beberapa jenis penyakit kulit yang sering di alami oleh para santri di pondok pesantren dan cara mengatasinya.

1. Penyakit Kulit Kudis atau Scabies di Pondok Pesantren

Kudis atau scabies adalah salah satu jenis penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh serangan tungan atau kutu yang berukuran kecil, kutu kecil ini di dunia medis dikenal dengan nama Sarcoptes Scabei. Jenis penyakit kulit yang satu ini dapat menimbulkan bercak kemerahan pada kulit, tungau tersebut bisa masuk ke dalam jaringan kulit dan kemudian bersarang sehingga dapat menyebabkan terjadi infeksi pada kulit.

Penyakit kudis ini sangat mudah sekali menular baik melalui kontak langsung maupun tidak langsung seperti melalui sentuhan, pakaian, perlengkapan mandi dan juga makanan. Untuk itu, jangan pernah menggunakan perlengkapan mandi ataupun pakaian dengan teman sepondok yang terjangkit penyakit kudis agar anda dapat terhindar dari penyakit kudis.

Gejala yang ditimbulkan penyakit Kudis atau Scabies

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit kudis ini hampir sama seperti jenis penyakit kulit lainnya. Umumnya gejala yang banyak ditimbulkan yaitu gatal-gatal yang cukup menyiksa, terutama ketika di malam hari. Lalu, pada bekas sarang tungau akan timbul benjolan kecil yang lama kelamaan akan melepuh dan akhirnya menyebar ke bagian kulit lainnya. Pada umumnya, penyakit kulit ini sering dialami pada bagian tulang punggung, dada, pinggang, siku, jari-jari tangan dan juga lutut.

Cara mengobatinya penyakit Kudis atau Scabies

Sebelum penyakit kudis atau scabies ini belum terlalu berkembang dan parah, maka penyakit ini akan lebih mudah untuk di obati. Caranya yaitu dengan merendam bagian kulit yang terinfeksi penyakit kudis dengan air dingin, mengoleskan krim yang mengandung calamine. Tetapi jika kondisinya sudah cukup parah, maka dapat dilakukan pemberian antibiotik dan juga antihistamin.

2. Penyakit Kulit Herpes di Pondok Pesantren

Herpes adalah salah satu jenis penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh karena infeksi virus. Penyakit kulit yang satu ini dapat menyebabkan timbulnya ruam dan akan sangat mengganggu karena dapat menyebabkan deman bagi penderitanya. Penyebab utama dari penyakit herves adalah terinfeksi oleh virus yang bernama Varisella, virus ini sering kali menyerang bagian tulang belakang dan juga otak, sehingga penyakit ini mudah disembuhkan tetapi mudah kambuh lagi.

Gejala yang ditimbulkan penyakit Herpes

Seseorang yang terserang penyakit herves dapat ditandai dengan munculnya ruam atau bintik merak pada bagian kulit tertentu. Setelah itu, pada kulit yang terkena penyakit herves akan terasa panas seperti terbakar. Bahkan apabila kulit yang terinfeksi disentuh akan menyebabkan terjadinya infeksi pada kulit sekitarnya. Selain itu, cairan herves yang pecah akan menimbulkan rasa gatal yang sangat menyiksa dan akan mudah menular serta menyebar ke area kulit lain yang ada di sekitarnya. Gejala lebih lanjut yang dapat ditimbulkan yaitu penderita akan merasakan sakit kepala, demam dan juga sering mudah lelah.

Cara Mengobatinya penyakit Herpes

Pengobatan penyakit kulit herves ini dapat dilakukan dengan cara melakukan perawatan menggunakan krim khusus yang mengandung antibiotik, sedangkan bagi mereka yang telah terkena infeksi lanjut segera lakukan vaksinasi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika penyakit herves yang diderita tak kunjung sembuh dan malah bertambah parang, segera periksakan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Penyakit Eksim di Pondok Pesantren

Eksim adalah salah satu jenis penyakit kulit yang dapat dialami dalam jangka waktu yang sangat panjang bagi si penderitanya. Bahkan penderita penyakit eksim ini banyak yang merasa putus asa karena penyakitnya tersebut sangat mengganggu dan sulit untuk disembuhkan, bahkan mereka sering merasa kurang percaya diri karena efek dari penyakit ini sangat mengganggu penampilan. Penyakit kulit eksim ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil dan kemudian menyebabkan ruam pada kulit. Jika sudah cukup parah, maka dapat terjadi infeksi pada kulit. Beberapa bagian kulit yang biasa terkena eksim yaitu tangan, siku, kaki dan juga lutut, mengerikannya lagi eksim akan terus menyebar jika tidak segera diatas.

Penyebab Eksim

Penyebab eksim sendiri memang belum diketahui secara pasti, namun penderita eksim sendiri umumnya sangat sensitif terhadap beberapa jenis makanan tertentu yang dapat menimbulkan alergi dan menyebabkan kondisi eksim semakin parah. Selain itu, penyakit kulit eksim juga sangat peka terhadap tekanan dan juga stres dan infeksi bakteri tertentu juga dapat menyebabkan penyakit eksim semakin parah.

Baca Juga :

Gejala yang ditimbulkan penyakit Eksim

Pada tahap awal, gejala eksim hanya menimbulkan rasa gatal dan dapat berkembang menjadi ruam. Ruam kemerahan pada kulit akan berkembang dan menjadi bengkak, jika digaruk akan menyebabkan terjadi infeksi yang cukup parah karena bakteri dari luar bisa masuk. Jenis bakteri yang sering terdeteksi pada penyakit eksim ini yaitu bakteri streptokokus dan juga staphiococcus.

Cara Mengobatinya penyakit Eksim

Penyakit eksim ini dapat diobati dengan menggunakan salep khusus untuk kulit yang mengandung belerang dan beberapa kandungan khusus. Selain itu, bedak khusus untuk eksim juga sangat efektif untuk gejala awal, namun jika kondisinya sudah cukup parah diperlukan penanganan khusus dengan pemberian obat antibiotik yang direkomendasikan dokter spesialis kulit. Penyakit ini akan terus berkembang, sehingga sangat membutuhkan perawatan khusus dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika kondisi eksim yang sudah berakar dan membusuk akan semakin sulit untuk di sembuhkan, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Itulah ulasan mengenai beberpa jenis penyakit yang ada di pondok pesantren dan cara mengatasinya. Untuk melakukan pencegahan, sebaiknya selalu jaga kebersihan dan gunakan perlengkapan mandi sendiri-sendiri untuk mencegah terjadinya penularan berbagai jenis penyakit kulit.

Demikianlah ulasan yang dapat kami sampaikan, semoga ulasan kesehatan di atas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda semua.

kata untuk mencari artikel ini:
  • budug santri
  • cara mengatasi penyakit kulit
  • penyakit santri
  • Penyakit pondok
  • penyakit pesantren
  • cara mengobati penyakit santri
  • cara mengobati penyakit pesantren
  • obat gatal anak pesantren
  • cara menghilangkan penyakit kulit
  • penyakit anak pondok
  • obat gatal santri
  • kutu pesantren
  • obat penyakit santri
  • penyakit anak santri
  • mengatasi penyakit kulit

Silahkan Berikan Komentarmu

comments

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Yang Ada di Pondok Pesantren | Khumaira | 4.5
error:
%d bloggers like this: