13 Cara Menyimpan ASI Yang Benar

Cara Menyimpan ASI

Cara Menyimpan ASI

13 Cara Menyimpan ASI Yang Benar – Ketika seorang ibu menyusui harus kembali bekerja, maka solusi terbaik agar bayi anda tetap bisa mendapatkan asupan ASI ekslusif yaitu dengan cara memerah ASI dan alat khusus dan menyimpannya. setelah adna memerah ASI, perlu diperhatikan juga dapat tata cara penyimpanannya, karena menyimpan ASI yang salah akan mempengaruhi kualitasnya.

Cara Menyimpan ASI Yang Benar

Ada beberapa hal penting yang perlu anda ketahui dalam hal menyimpan ASI agar tidak terkontaminasi baketri dan kuman yang dapat mempengaruhi kesehatan bayi, yaitu :

  1. Menjaga Kesterilan Media Tempat Menyimpan ASI

Hal pertama yang penting untuk anda perhatikan yaitu tingkat kebersihan dan kesterilan media yang dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan ASI, ketika anda telah mengambil ASI yang diperoleh dengan cara dipompa atau diperah menggunakan tangan, maka jangan sampai ASI tersebut mengalami kontak secara langsung dengan tangan. Selain itu, pastikan alat pompa dan botol susu yang digunakan sudah disterilkan dengan cara direndam di dalam air mendidih selama beberapa menit.

  1. Gunakan Jenis Botol Plastik Tempan Penyimpanan ASI yang berkualitas dan aman

Pada saat anda hendak membeli botol untuk menyimpan ASI perah, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika memilih botol penyimpanan Asi, seperti :

  • Pilih jenis botol susu berbahn plastik yang berkualitas dan dapat menjaga kesegaran ASI.
  • Hindari memilih botol susu berbahan kaca, karena botol berbahan kaca jika disimpan di dalam lemari es akan menjadi mudah pecah.
  • Pilih botol plastik yang terbuat dari bahan plastik berkualitas dan aman dari bahan-bahan berbahaya seperti botol plastik tidak mengandung bahan BPA.
  • Pastikan botol plastik yang digunakan berbahan tebal dan kuat.
  • Jika anda tidak menemukan jenis botol susu plastik yang tidak mengandung bahan BPA, maka anda bisa menggunakan kantong plastik khusus untuk menyimpan susu atau ASI.
  1. Perhatikan Jumlah ASI Setiap Botol / Kantong Plastik Khusus ASI

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam menyimpan ASI yaitu dengan memperhatikan jumlah dari ASI yang dimasukan ke dalam botol atau kantong plastik khusus untuk menyimpan ASI. Jumlah yang dimasukan kedalam botol atau kantong plastik yaitu jumlah ASI yang cukup untuk sekali minum dalam kata lain susu yang disimpan harus langsung dihabiskan dan jangan disisakan, kalaupun tidak habis sebaiknya ASI sisa dibuang saja.

  1. Beri Label atau tanda khusus

Untuk menjaga agar ASI yang disimpan tetap segar, maka sebaiknya anda harus memberikan label atau tanda khusus pada botol atau kantong susu. Semua ASI yang telah disimpan harus diberi label seperti waktu kapan ASI pertama diperah dan kapan harus diberikan kepada bayi.

  1. Tempat Penyimpanan ASI perah

Tempat penyimpanan ASI perah juga menjadi hal penting yang harus anda perhatikan, seperti :

  • Lemari Es

Lemari es merupakan tempat penyimpanan ASI perah yang terbaik agar ASI selalu terjaga kesegarannya. Jika suhu lemari es dirumah anda memiliki suhu kuranh dario 4 derajat Celcius, maka ASI bisa bertahan hingga 5 hari dan jika lebih tinggi dari itu ASI hanya bisa bertahan hingga 3 hari saja. pastikan juga anda menyimpan ASI perah ini pada tempat-tempat khusus yang tidak bercampur dengan bahan makanan lain.

  • Freezer

Menyimpan ASI pada freezer sebaiknya hanya dilakukan jika memang terpaksa, hal ini dikarenakan suhu dingin yang terlalu tinggi pada freezer dapat menyebabkan kualitas dari ASI menurun dan juga dapat menghilangkan zat antibodi yang terdapat pada ASI jika disimpan dalam jangka waktu lama. Jika suhu pada freezer kurang dari 18 derajat Celcius, maka ASI tersebut bisa digunakan dalam jangka waktu 3 minggu sampai dengan 6 bulan.

  • Box Pendingin

Jika dirumah anda tidak memiliki lemari es atau freezer, maka anda bisa menyimpan ASI perah pada box pendingin. Namun sayangnya, box pendingin hanya bisa menyimpan ASI perah selama 24 jam saja. jika sudah melebihi batas waktu 24 jam, maka ASI tidak boleh diberikan kepada bayi.

  1. Batas Waktu Penyimpanan

Batas waktu penyimpanan ASI bisa berbeda-beda tergantung dari tempat penyipamannya, yaitu :

  • Lemari Es : ASI yang disimpan di dalam lemari es, ASI dapat bertahan hingga 2 minggu.
  • Freezer : ASI yang di simpan di dalam freezer, ASI dapat bertahan hingga 2-6 bulan.
  1. Suhu Tempat Penyimpanan ASI

Suhu terbaik yang dibutuhkan untuk menyimpan ASI, yaitu :

  • Ruang Terbuka : Di dalam ruangan terbuka dengan suhu berkisar antara 19-26 derajat Celcius, maka ASI idealnya diberikan dalam waktu 4 jam dan masih bisa diberikan dalam batas waktu 6 jam dari awal penyimpanan.
  • Lemari Es : Jika ASI disimpan di dalam lemari es dengan suhu kurang dari 4 derajat Celcius, maka idealnya ASI diberikan paling lama 72 jam atau 3 hari penyimpanan, batas waktu pemberian sebaiknya tidak lebih dari 8 hari dari awal penyimpanan.
  • Freezer : jika ASI di simpan di dalam freezer dengan suhu 18-20 derajat Celcius, maka ASI idealnya ASI diberikan paling lama 3 bulan, tetapi ASI bisa bertahan hingga 12 bulan.

Tips Menyimpan ASI Perah

Ada beberapa tips saat menyimpan ASI Perah, yaitu :

  1. Pastikan anda menggunakan perlengkapan yang steril saat memerah ASI, sehingga dapat mengurangi ASI terkontaminasi dengan kuman dan bakteri. Jika anda memerah ASI dengan menggunakan pompa khusus, sebelum dipakai jangan lupa untuk membersihkannya terlebih dahulu dan rendam dengan air panas.
  2. Jangan gunakan botol susu yang terkontaminasi dengan sabun dan aroma sabun yang menyengat, cukup bersihkan dengan air hangat untuk menghilangkan bau amis dari ASI lama.
  3. Pastikan anda tidak memasukan ASI ke dalam botol susu dalam jumlah melebihi batas, setidaknya sisakan ruang dengan jarak sekitar 1-2 cm untuk memberikan ruang pada saat ASI beku.
  4. Jika anda menyimpan ASI di dalam kantong plastik khusus untuk ASI, maka jangan pernah menggunakannya lagi untuk menyimpan ASI berikutnya. Selalu ganti dengan kantong plastik ASI yang baru setiap akan menyimpan ASI berikutnya, sehinga kualitas ASI akan selalu terjaga dengan baik.
  5. Jangan lupa untuk memberikan tanda atau tanggal awal penyimpanan dan waktu pemberian, cara ini dapat memberikan kemudahan dalam pemberian ASI.
  6. Jika anda akan menyimpan ASI dalam freezer, sebaiknya simpan di bagian tengah freezer, karena biasanya bagian sisi freezer suhunya sering berubah-ubah yang dapat merusak kualitas ASI.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai cara menyimpan ASI yang benar. Pastikan anda selalu memperhatikan hal-hal diatas agar bayi anda selalu mendapatkan ASI berkualitas dan terpenuhi kebutuhan nutrisi hariannya dengan baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan kepada anda semua, semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan sampai jumpa.

Silahkan Berikan Komentarmu

comments

13 Cara Menyimpan ASI Yang Benar | Khumaira | 4.5
error:
%d bloggers like this: