8 Penyebab Varises Yang Bisa Kita Hindari

Penyebab Varises

Penyebab Varises

Penyebab Varises – Pastinya anda pernah mendengar istilah varises. Tapi tahukan anda, apa itu Varises? Varises merupakan suatu kondisi dimana melebarnya atau membengkaknya pembuluh darah vena yang diakibatkan kerena penumpukan darah dan biasanya kondisi ini sering terjadi pada bagian kaki. Seseorang yang terkena penyakit ini dapat ditandai dengan munculnya pembuluh darah yang menonjol keluar berwarna ungu tua atau biru, pembuluh darah vena tersebut terkadang berbentuk menyerupai seperti simpul atau tali berpilin.

Selain itu, ada juga tanda atau gejala lain yang dapat menyertai penyakit varises yaitu dengan terjadinya pembengkakan pada bagian bawah kaki (termasuk mata kaki). Kaki akan terasa berat dan terasa tidak nyaman, karena terjadinya perubahan warna pada kulit kaki bagian bawah, kulit terlihat kering dan sering mengalami kram pada otot kaki.

Pada umumnya varises ini dapat terjadi pada semua pembuluh vena di bagian tubuh, hanya saja kondisi ini paling sering terjadi pada bagian kaki terutama pada bagia betis. Mengapa demikian? Hal ini karena tekanan yang paling besar saat berjalan atau berdiri bertumpu pada kaki.

Penyakit varises sendiri cenderung lebih sering dialami oleh para wanita dibanding dengan pria. Selain itu, faktor kegemukan, kehamilan serta faktor usia sering menjadi pemicu utamanta. Untuk tahu lebih jelasnya apa saja penyebab varises, simak ulasan lengkapnya dibawah berikut ini.

Penyebab Varises

Pembuluh darah di dalam tubuh kita terbagi menjadi dua bagian, yaitu pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena. Kedua pembuluh darah tersebut masing-masing memiliki tugas, seperti pembuluh darah arteri yang  bertugas untuk menyuplai aliran darah yang mengandung nutrisi dan oksigen dari organ jantung keseluruh bagian jaringan tubuh. sedangkan pembuluh darah vena bertugas untuk mengembalikan aliran darah tersebut ke dalam organ jantung yang dibantu dengan katup-katup serta bantuan kontraksi otot.

Kaki merupakan bagian yang paling jauh dari organ jantung, sehingga kaki harus berjuang keras untuk menyuplai aliran darah kembali ke ogan jantung. Meskipun demikian, kerja pembuluh vena kaki dapat diringankan dengan adanya katup vena.  Katup vena memiliki fungsi seperti sistem kerja pintu satu arah, jadi darah yang naik menuju organ jantung bisa disuplai tapi tidak akan kembali lagi karena katup vena tersebut akan mengunci secara langsung.

Asal mula terbentunya Varises di mulai dari adanya tekanan tinggi yang terjadi apda dinding pembuluh vena yang disebabkan karena beberapa faktor. Nah, efek dari tekanan tinggi tersebut menjadikan dinding pada pembuluh darah vena mengalami peregangan atau hilangnya elastisitas dan menjadikan katup didalamnya menjadi lemah. Melemahnya fungsi katup tersebut membuat suplai aliran darah ke jantung menjadi terhambat, sehingga darah yang di alirkan ke organ jantung berbalik arah dan akhirnya tertimbun pada satu titik di pembuluh darah vena. Timbunan darah yang terjadi secara terus menerus pada pembuluh darah vena dapat mengakibatkan pembuluh darah membengkak, merusak fungsi katup dan akhirnya terjadilah penyakit yang disebut varises.

Ada beberapa penyebab faktor umum yang dapat menjadi pencetus terjadinya kerusakan pada katup pembuluh darah vena serta meningkatkan mereka terkena resiko penyakit varises, diantaranya yaitu :

Kebiasaan Berdiri Terlalu Lama

Beberapa pekerjaan mengharuskan anda untuk berdiri terlalu lama, hal ini dapat menyebabkan darah yang ada pada vena kaki mengalami kesulitan untuk mengalir ke organ jantung.

Faktor Umur

Seiring bertambahnya usia seseorang hal ini dapat mengurangi kelenturan fungsi vena, sehingga hal tersebut dapat mengurangi kerja katup yang ikut melemah. Dengan melemahnya fungsi katup maka hal ini dapat membuat darah mengalami pengendapan didalam vena.

  • Faktor Kehamilan

Gejala varises biasanya mulai terlihat pada saat rahim mulai mengalami perubahan karena membesarnya janin didalam perut dan tekanan atau volume darah meningkat, sehingga hal ini dapat memberikan tekanan lebih pada vena. Tidak hanya itu, meningkatnya kadar hormon  selama masa kehamilan bisa berimbas pada kerja otot vena yang menjadi lebih rileks dan tentu saja hal ini berdampak pada melemahnya fungsi katup sehingga terbentuklah varises.

  • Faktor Genetik / keturunan

Jika salah satu keluarga sebelumnya menderita varises, maka kemungkinan resiko lebih besar akan di turunan  pada anda. meskipun merupakan faktor turunan tapi hal ini dapat dicegah yaitu dengan menjalankan pola hidup sehat.

  • Faktor Kegemukan (Obesitas)

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih memiliki resiko lebih rentan terkena  varises.  Hal ini karena, berat badan berlebih dapat membuat kerja otot dan tekanan darah vena pada kaki bertambah. Selain itu juga, obesitas dapat menyulitkan vena untuk mendorong aliran darah ke jantung.

Adapun penyebab varises lainnya yang dapat menimpa ibu setelah pasca melahirkan, diantaranya yaitu :

  1. Rusaknya Katub Vena

Seperti yang sudah di jelaskan diatas kerja vena dibantu oleh katub-katub. Jadi apabila fungsi katub tersebut rusak maka secara otomatis aliran darah juga menjadi terganggu. Melemahnya fungsi vena tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kebiasan duduk terlalu lama, jarangnya melakukannaktifitas fisik (olahraga), hormon dan tekanan yang berat.

Ketika katub vena yang berada di kaki tidak berkerja seperti biasanya, aliran darah yang semestinya mengalir dari kaki menuju jantung pun akan terhalang dan mengendap pada dinding kaki. Apabila endapan tersebut terjadi secara terus menerus dapat memicu terbektuknya varises.

  1. Mengandung Bayi Kembar

Memiliki bayi kembar adalah anugrah yang begitu luar biasanya. Tetapi bagi ibu hamil sendiri tidak mudah untuk melalui proses tersebut selama 9 bulan, karena ibu hamil kerap merasakan beberapa perubahan pada tubuhnya seperti gangguan sistem pencernaan, morning sickness termasuk resoko terkena varises. Ibu hamil memiliki resiko paling dominan terkena varises, karena adanya tekanan pada pembuluh vena dari janin tersebut.

  1. Hamil di Usia Tua

Hamil di usia tua ( lebih dari 40 tahun) memang memiliki resiko melahirkan lebih rentan karena hal ini dapat meningkatkan resiko keguguran dan pendarahan pada ibu pasca melahirkan. Selain itu, kinerja otot vena pun semakin melemah dan mengendur. Jika vena pada kaki tersebut kendur, maka hal ini dapat membuat aliran darah menjadi terhambat sehingga menyebabkan varises.

  1. Kenaikan Tekanan Darah

Sebagian wanita mengatakan bahwa dirinya  mengalami varises pada bagian kakinya, pasca melahirkan. Gejala varises ini sebenarnya akan muncul semenjak masa kehamila, akan tetapi efeknya dapat terus terasa sampai beberapa bulan setelah melahirkan. Salah satu gejala yang sering dialami ibu hamil yaitu kaki menjadi bengkak dan sakit hal ini dikarenakan pembuluh vena memikul beban  berat, sehingga hal ini dapat memicu terjadinya varises.

  1. Dapat Meningkatkan Produksi Hormon Progesteron

Meningkatnya Hormon progesteron dapat terjadi ketika seorang wanita sedang mengandung. Tingginya hormon tersebut biasanya dapat menyebaban perubahan tubuh yang dirasa tidak nyaman, mengalami mual, sakit kepala serta anemia. Selain itu, produksi hormon yang meningkat juga dapat membuat pembuluh darah vena semakin melebar sehingga peluang terbentuknya varises lebih tinggi.

Itulah serangkaian penyebab varises yang umum terjadi, untuk mendapatkan penanganan tepat sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Loading...
kata untuk mencari artikel ini:
  • berikan contoh terkena penyakit varise

Silahkan Berikan Komentarmu

comments

8 Penyebab Varises Yang Bisa Kita Hindari | Khumaira | 4.5
error:
%d bloggers like this: